Selang Rem Karet vs Braided Steel
Terjawab sudah kenapa pabrikan motor selalu memberikan selang rem karet dari pada braided steel. Mayoritas dari pemotor kita ini adalah orang yang tidak berpendidikan. Karena memang tidak ada sekolah berkendara dan tidak mau juga otodidak. Sehingga uji sim c saat praktek pun menolak dengan keras!
Banyak yang mengira bahwa mengganti pengereman dengan yang lebih mahal seperti master rem R25, selang braided stainless, kaliper brembo, dobel cakram. Upgrade tersebut akan berlaku jika keahlian berkendara meningkat. Bukan upgrade pengereman lalu skill meningkat dengan sendirinya tanpa pelatihan sama sekali.
Tapi sistem pengereman yang diberikan oleh pabrik sebenarnya sudah cukup untuk orang awam yang melaju di jalanan, bahkan untuk ugal pun bisa. Dengan syarat terlatih dengan baik. Ada dua macam jenis selang rem, karet dan teflon, mana yang lebih baik?
Karet
Bahan karet itu elastis, ketika mendapatkan tekanan ekstra akan melar. Efek melar ini akan terasa pada tuas yang lembut saat ditarik tapi respon rem sedikit telat karena menunggu selang itu melar sampai ketitik maksimalnya. Pada kondisi melar dapat mengurangi cengkraman cakram.
Berkurangnya tekanan tidak akan mengunci ban, dengan begitu memicu menarik rem lebih dalam lagi, dan begitu seterusnya. Hal tersebut mensimulasikan ABS. Apabila rem dikejutkan (jambak) masih ada ruang toleransi, yaitu mengurangi tekanannya. Demikianlah selang karet ini lebih aman untuk orang awam.
ABS (Anti-lock Brake System) cara kerjanya adalah mengurangi tekanan rem agar roda tidak mengunci (tetap berputar) saat rem ditarik secara spontan. Menggunakan modul elektronik sebagai saklar on-off.
Secara penggunaan harian selang karet lebih tahan dari sinar matahari. Dengan penggantian cairan rem secara rutin dan tidak ganti merk akan memperpanjang usianya. Penggantian selang ini akan terlihat jelas seperti kondisi selang yang mengembang, retak, sampai rembes.
Teflon
Selang teflon itu kaku dan toleransi melarnya sedikit sekali. Sehingga rasa tekanannya hampir sama seperti menarik rem mekanisme kabel, hanya energi yang diperlukan sedikit. Dengan respon yang langsung memaksa pengendara untuk ekstra sensitif, dan syarat perhitungan, karena tekanan yang dihasilkan tetap. Berbahaya untuk pengendara awam yang suka jambak rem (spontan). Bila pengendara tidak memiliki disiplin pengereman, bisa terkejut yang berakibat fatal, mengunci roda dan tergelincir atau sampai terlempar.
Selang teflon dengan steel braided bagian luar membantu mengurangi panas cairan rem saat berjalan terkena angin. Hanya saja untuk after market yang lapisan luar pvc dapat \memudar bahkan retak halus saat terkena sinar matahari, atau mengembang pada satu titik saat terjadi kebocoran.
Kesimpulannya baik karet atau teflon didalamnya memiliki serabut kawat (braided steel). Selang karet lebih murah dan aman untuk pengendara awam yang suka ngerem seenaknya sendiri, dengan feel lembut. Sedangkan selang teflon secara performa memberikan respon instan tapi ini lebih cocok untuk orang yang sudah ahli dalam pengereman dan menginginkan presisi. Dan tidak ada kejadian "jambak rem" yang berakibat fatal!
Post a Comment