Header Ads

Hubungan Segitiga Antara Roda, Suspensi, dan Rem

Musim hujan untuk wilayah tropis adalah sesuatu yang sangat normal. Tapi setiap kali hujan, Tuhan memperingatkan dengan cara memperlihatkan dengan jalan lubang, yang mana selalu menjadi indikator lingkungan kriminal ini. Itulah Jateng dengan julukan jalan seribu gajlukan. Alih-alih memperbaiki jalan yang dulunya cembung sekarang jadi cekung.

Perawatan motor menjadi sangat penting ketika musim hujan datang. Ada tiga bagian paling penting untuk motor dirawat dan tidak bisa kompromi adalah sebagai berikut yang dengan hubungan segitiganya.


Roda

Velg, bearing, dan ban. Meskipun keuangan tidak mendukung tapi tolonglah beli ban yang original dan baru, bukan vulkanisir, bekas, atau cacat produksi. Bahan dan konstruksinya yang masih fresh akan mampu menahan guncangan berkali-kali dan anda tidak akan menyesal mengeluarkan uang tersebut. Walaupun nantinya akan mengeluarkan lagi setelah menerjang jalan rusak. Paling tidak selamat dan bertahan dari pada velg bengkok atau retak, sampai motor jatuh jadi lecet. Ini musim hujan, ban baru gripnya lebih bagus mencengkram di aspal dengan syarat tekanan angin harus pas, atau dikurangi sedikit dari standar misal 5psi. Habisnya ban mudah sekali diketahui dari hilangnya ulir pada permukaan  ban. atau jika ulir masih bagus, coba tekan permukaan ban menggunakan kuku jika keras dan bekas tak kunjung hilang berarti itu ban tidak layak pakai (mati). Akibatnya ban menjadi licin saat di jalan basah baik aspal atau tanah. Artinya ban kehilangan cengkramannya dan membuat setir susah dikendalikan. Tergelincir saat melewati jalan basah dan bergelombang bukan sesuatu yang menyenangkan.

https://cloudfront-us-east-1.images.arcpublishing.com/octane/6XLFFO5NOCS2AV3MFKXHGIQHTE.jpg

Kemudian saya tahu rasanya membeli bearing dengan kualitas standar atau dibawahnya, yang hanya bisa diajak santai di jalan yang mulus. Itu tidak masalah kalau tidak bisa membeli untuk kualitas yang tahan hantaman. Tapi sebaiknya diganti bersama dengan ganti ban. Bahayanya ketika bearing rusak ban akan geol, ditambah jalan yang tidak rata membuat stir tidak bisa dikendalikan dan bisa oleng. Merawat dua part ini bisa menyelamatkan velg dan as roda.


Rem

https://www.researchgate.net/profile/Yudi-Kristyawan/publication/353038824/figure/fig2/AS:1042864217804802@1625649613984/The-components-of-a-disc-brake-on-a-motorcycle.png

Asal ditarik masih bisa berhenti syukur? Jadi begini... habisnya kampas rem benar dari indikator ketebalan, tapi kampas baru bisa jadi mati. Jadi kampas itu walaupun keras tapi tidak seperti batu. Meskipun ada campuran bahan metal dipadatkan. Tapi aslinya empuk dalam kadarnya, selain terkikis dia bisa kempes karena kompresi dari jepitan mekanisme rem, baik cakram atau tromol. Nah ketika kompresinya sudah padat, rem menjadi keras, dan disinilah dimulainya bencana. Karena kampas sudah tidak memiliki ruang kompresi sehingga yang terjadi adalah gesekan antar metal yang menyebabkan panas dan licin kemudian terjadilah rem blog. Kampas rem cakram memiliki indikator garis yang berfungsi sebagai kondisi darurat setelah garis tersebut hilang. Sedangkan kampas rem tromol harus diukur atau disentuh untuk mengetahui kondisinya secara pasti, walaupun ada indikator kadang yang pasang ngawur. kemudian pelumasan as rem agar terhindar dari karat yang bisa membuatnya seret.

Kemudian cairan rem akan menghilang dari kaca intip karena berpindah ke kaliper, bukan karena habis, ketika kampas ikut menipis. Selain itu cairan rem akan berubah warna, keruh setelah satu tahun. Dan itulah waktunya service rem cakram dengan membersihkan kaliper dan pompa kemudian mengganti cairan rem. diikuti penggantian kampas jika garis indikator tersebut menghilang.

Cakram habis dilihat dari ketebalan, biasanya batasnya hanya 5mm, ya benar tipis sekali, dan terlihat jelas cakram masih tebal. Tapi ceritanya berbeda saat cakram bergesekan dengan kampas yang membuatnya panas, 3mm bisa dibuatnya bengkok, Karena musim hujan dan temperatur berganti begitu cepat, jika bahan dari cakram tersebut jelek bisa retak. Selebihnya cakram habisnya tidak rata.

Satu bagian paling awet adalah piston kaliper yang penting dijaga agar selalu mulus kondisinya, dan selang rem indikator waktu gantinya adalah selang ketika sudah mengembang. Sedangkan piston pompa rem juga perlu diperhatikan ketika tuas seret sebaiknya diganti sebab mempengaruhi pengereman. Sebab asumsi yang terjadi ketika tuas rem ditarik sedikit tapi tidak melambat akan ditarik dengan lebih kuat dan lebih dalam ini membuat suspensi terkejut, dna fatalnya bisa tergelincir karena roda mengunci. Skenario terparah adalah ketika jalan basah tidak dapat melambat tepat waktu pilihannya adalah terpelanting kena lubang, atau menabrak orang lain. atau keduanya?


Suspensi

Shockbreaker berperan penting menjaga kestabilan saat motor lari di jalan yang bergelombang. Jangan nunggu jebol baru ganti atau service. Karena shockbreaker mati maka ground clearance akan berkurang (motor jadi ceper) dan tidak mampu meredam guncangan (jedug) ketika kena hantaman. Jika ini rusak taruhannya adalah nyawa, bearing, as roda, dan arm atau crankcase skutik. Selain itu nyawa pengendara juga menjadi taruhan saat shockbreaker mati yang bekerja hanya per yang membuat dia terpelanting setelah menerima hantaman, atau gagal rebound kemudian oleng.

Ada beberapa shockbreaker yang tidak bisa service tapi ganti. Umumnya setiap tahun ganti oli atau dua tahun service total. Tergantung mana yang lebih cepat. Apapun shockbreaker yang anda pakai pastikan produk original dan disetel sesuai dengan kebutuhan terutama saat musim hujan seperti ini. Karena setelan pabrik hanya bisa untuk kondisi jalan yang mulus saja.


Sadarkah ketiga bagian tersebut adalah sebuah sistem, karena saling berkaitan dan posisi mereka tidak berjauhan. Sehingga jika salah satu dari mereka bermasalah akan mengganggu kinerja yang lainnya. Itulah mengapa menjadi part paling vital ketika motor melaju yang seringnya orang abaikan. Padahal menyangkut nyawa pengendaranya terutama untuk saat musim hujan dengan aspal bolong. Tapi yah... bagaimana lagi nyawa WNI selalu lebih murah dari kampas rem. Sehingga mati pun tidak mengapa.

 

Referensi



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.